Geschiedenis

(De tekst is voorlopig alleen in het Maleis beschikbaar.)

Asal-usul Negeri Lilibooi serta Bahasa Rakyat di Negeri Lilibooi

Sebutan Lilibooi, semula berasal dari bahasa Lilipoya. Yang artinya buaya. Menurut mitos masyarakat di muara sungai SIKABIRI  yang berada di Liliboi dewasa ini terdapat seekor buaya keramat dan diberi nama Kainaman. Seekor buaya itu tidak ada secar biologis, dalam arti bahwa kini tidak ditemukan lagi sebagai mahkluk amphibi. Namun menurut cerita masyarakat  sering buaya tersebut terlihat di muara sungai SIKABIRI.

Menurut cerita yang berkembang dalam masyarakat Liliboi ada seekor ular yang besar di pulau Seram yang menunjukan kekuasaannya dengan membunuh semua buaya-buaya  di pulau itu. Dengan kata lain ular besar itu tidak dapat dikalahkan oleh buaya-buaya di pulau Seram.

Untuk mengalahkan ular besar itu, diminta bantuan dari buaya Kainaman dan kenyataannya menurut cerita, buaya kainaman itu sanggup mengalahkan  atau menewaskan ular besar itu.

Begitu tenarnya buaya kainaman ini (Kainaman Lilipoya), tempat sekitar sungai sukabiri yang kemudian di tempati oleh para datuka pendiri negeri Lilibooi yang berasal dari pulau Seram (Nusa Ina) ini disebut “Lilipoya” sesuai dengan bahasa mereka.             Lees hier verder